A Morsel of Me

My photo
Someone who talks a lot, yet actually a shy one and might come off as indifferent or even cold at one point. A homebody who likes spending her time binge watching tv series or movies, or reading an emotionally exhausting book, yet always been thrilled with outdoor activities. It's quite contradicting, I know

October 16, 2013

That kill feeling

Penasaran

Mereka bilang begitu menakutkan
Menjalar ke setiap detak dan degup
Meronta merintih dalam tegukan napas
Jangan dibawa matikatanya
Bisa menghantui!
Digantung oleh segala ketidak pastian
Tidak menahu apakah putih atau hitam
Legendanya juga dapat membunuh
Mungkin karena rasa sudah tergerogoti
Terlalu lama hingga tanpa sadar tak bersisa
Penasaran, masih yakin bisa tahan dengannya?

October 12, 2013

Another poem ga penting..

Tanda Tanya

Diam-diam harapan itu selalu ada
Tidak meninggi tak juga merendah
Ada diantara logika dan rasa
Terlarut dalam amarah dan resah
Berselimutkan rindu dan sendu yang menua
Berlari bersama waktu tak kenal lelah
Mengetuk pintu berpalang tanda tanya
Kosong, tidak berguna, teriak mereka
Tapi percuma,
Kau tahu dia bersembunyi disana
Di pojok redup ringkuh dan mengaduh
Bertanda tanyakan keberadaannya sendiri
Siluet rapuh dalam remang
Dengan wajah yang samar membuat tanda tanya gamang

by: Regita F.

What's the latest?


So where have I been?
.....busy.

Okay seriously guys, I really been busy or... most likely didn't have any ideas to come up with.
So here I am finally dare to  make a comeback. Ha. Also sorry because I did promise to my self to make some reviews on some dramas, but I didn't make it. Or maybe I will but sue me, I don't know when. *sigh*

The point as for this post is, what actually makes me back sitting in front of screen and trying so hard to write something? Because I have sooooooooooooooo many things inside my head to throw it up on this dusty blog. Believe me, I wanted to write since forever but.. as usual the barrier just too hard to get ruined.

Come on, enough with the introduction.

I know you're all curious much to know about how my life is going recently.
WTF, SO NO ONE IS ASKING? NO CURIOSITY HERE?
Ha. Just blame me and my nobody-ness thing.

Well, the thing is, gue sekarang anak kuliahan. Kuliah, bukan sekolah, pake baju bebas, bukan seragam. (isn't it clear? k, forget it). Rasanya? yaa gimana ya, berhubung gue kuliah dengan program studi yang mana adalah mata pelajaran favorit gue waktu sekolah dulu, ya jadinya berasa lagi les aja gitu diluar. Ya ga gitu juga sih.
Sebenernya gue berasa gabut, soalnya sks di prog. studi gue ini paling sedikit diantara jurusan lain se-fakultas. Ada satu hari gue masuk cuma 2 jam buat satu matkul, jam 3 sore pula. Dan berhubung gue anak paralel, gue cuma kedapetan satu hari doang yang memaksakan gue untuk dateng kelas paling pagi. Lainnya? Paling after lunch time baru mulai. So so so much for take a nap. Alhasil? Nguap aja deh terus. Zzz

Apakah kuliah itu menyenangkan?

Okay most high school students usually say, ‘ARGH gue pengen cepet-cepet kuliah deh, capek SMA capek bangun pagi, capek belajar ini itu’ and so on. And then people in university will say, ‘gilaaaaaa kangen SMA banget brohh, kangen jam kosong, kangen hang out bareng temen-temen, pengen banget balik ke jaman SMA nih. Huhu —and blah blah blah.
For me, some of them are true and some of them are not. I don’t really want to come to my high school era back just like the others, oh talking about the past here—incase you know about ‘it’. I do enjoy my campus life now.. It’s fun indeed, minus all the tasks including its deadline and quizzes.
Singkatnya?
Kuliah bisa menjadi menyenangkan ketika lo datang kelas, menghabiskan beberapa jam mendengarkan dosen, absen, terus keluar deh.

Temen-temen baru gimana? Bisa adaptasi?

            Oops, talking about people here, must be careful don’t we? Lol jk.
            Yaaa Alhamdulillah sampai ketika tulisan ini dibuat tidak ada masalah yang benar-benar bisa membuat gue depresi seperti asfdfghjkl. If I may say, I can adopt and blended well with the new people around me. ‘tho I must admit that at the beginning I was afraid I’d have a hard time to adjust with the new surrounding. Look at me rite now! Okay, maybe I’m not that great as a person, but I really am surprised of how far I’ve learnt from the past to get through people and to not to afraid of them. Err mungkin ga yang totally change gitu yaaa. I still am trying to keep learn and learn from people, from everything new, I always am. Improve my self and be a better person each day is the most important thing. Nah, including being my own self. This part is a bit tough to be honest.
            Speaking about people…. I met a lot of new buddies a.k.a friends here. They’re all great! They gave me this motivation of growing myself to be better and better, and I hope I can keep seeing things in positive way. Another thing is… they are educated (geez of course they are!) and this is the reason why their minds open to the things around them. Oke, kok gue kesannya bisa dengan gampangnya generalised these new people ya? Yeah, some of them (at least people who close to me) are like that. They’re not the typical person who judge people easily or mind other people business or talking nonsense about this and that (are we talking about someone here? Lol. Just ignore this). I just think they know what important to concerned and what not—they have respect, in short. We are talking about freedom right? ..or maybe maturity. Oh God, I really really hope what I am talking about right now will never changed.
           
Bukannya mahasiswa itu terkenal individualis ya?
           
Maybe yes, maybe no? Idk.
            Just take a look what I have written above. However, maturity gives us impact on our behavior. Oh, once more I should have mentioned it: responsibility. This leads us to make our priority, to share or to keep. Berhubung gue statusnya masih maba, jadi gue pribadi sih belum ngeliat yang ‘individualis’ ini. Tapi ya bukan berarti ga ada loh. Bibit kayak gitu sih, bisa dibilang udah ada. We’re all always trying to share, we are. In fact, we just have our respect, literally. Are we annoyed? Hmm.. Menurut lo? K, kidding. Gue biasa aja kok (kayaknya). Not paying attention too much sih, lately. As long as I have a good relationship among them is enough.

            Too boring to read this post?
            Ugh, no one force you to read anyway…

            By the way, ada kata-kata ga penting sebagai penutup di penghujung postingan kali ini:

            YEP! THANK GOD I FINALLY HAVE NEW FANDOM ESP NEW PAIRING AFTER TOO LONG DRAGGED WITH SCOROSE IN HARRY POTTER FANDOM!!!! Ooops, not that I’ve forgot and left my eternal fandom ever—Harry Potter—kok. Lagian, ga ada yang bisa menggantikan Scorose. This pairing is the best—for Merlin’s sake!!! Hahahah I just feel thankful that at least I can get over with the post hangover of Harry Potter. Not at all sih. I’m a bit late entered this fandom, soalnya gue masuk pas buku kedua dari terakhir rilis. Which means, I only have a year await for the last book. Nah. Kalo filmnya apa kabar? Unfortunately, the film is a total FAIL!! Both of them. (we’re talking about film from the book adaption yah) Payah. Parah. Yea yea yea, thanks to the hawt Logan Lerman I still can endure my guts to watch it for the sake of the actor. -_-
            Sooooo let me introduce my new giggle: PERCABETH.
            As in, Percy Jackson-Annabeth Chase.

  
They're just too cute to resist! I can't help it!!! >.<
and whenever Percy get to his romantic side,
I just want to roll my self on the floor.
(talk about fangirling things here, oh God)

THIS BOOK,
IS TOO MUCH FOR PERCABETH.
/cries over/

            See ya next post!

            Regards,







            (signed by the geeky-but-cool and trying-to-be-cheerful person, G.I.T.A)



            P.s. I hope my words don’t harm you and makes you offended. Those are all my purity, innocence, and no offense. xoxo

July 26, 2013

I do deserve.

Sangat disesalkan gue harus menulis yang kedua kalinya post berisi keluh kesah gue.
Dan yang dilebih sesalkan lagi gue harus nulis post kali ini dengan bahasa sehari-sehari.

Malu sebenernya, malu banget ngangkat masalah pribadi di blog yang bisa dibaca semua orang ini. Tapi memang tujuan utama gue nulis post kali ini untuk ditujukan kepada beberapa orang yang.. let's say haters gue. Lucu ya? Artis juga bukan tapi punya haters. Terus mau gimana? Orang-orang yang selama ini ga pernah liat benernya gue dan selalu mencari-cari setitik aja kesalahan gue dinamakan apa dong?

Maaf sebelumnya kalo gue terdengar judes.
Hal yang lebih parah gue temukan adalah adanya sekolompok orang yang kenal luar dalem gue aja engga tapi ya kok gampang banget asal kemakan omongan orang. Geeez, sesuatu yang lo baca aja tuh belum tentu bener loh, apalagi yang cuma lo denger?

Gue ga menyalahkan siapapun disini, gue cuma mau ngasih tau kalo gue udah terlalu capek selama ini berdiam diri gitu aja. Gue diem bukan berarti ga tau, gue diem bukan berarti juga gue terima selama ini diperlakukan seperti itu, gue diem bukan berarti gue menyimpan dendam, gue diem bukan berarti gue pengecut, gue diem bukan berarti gue mau lari dari kenyataan.Gue cuma berusaha bertahan. Bertahan untuk apa? Untuk hidup. Hidup itu keras, bener. Selalu ada beberapa pilihan, gue memilih untuk diam dan bertahan. Apa kalo gue nyerang gue mendapatkan sesuatu? Dosa iya, tambah stres iya, selebihnya? Yang ada gue nambah masalah, dan ga guna juga berusaha ngelawan orang-orang ini karena ga akan pernah ada habisnya.

Apa gue terkesan pengecut? Terserah deh.
Lebih pengecut mana, sama orang yang diam-diam membentuk kelompok dibelakang untuk bergibah? Menyebarkan sesuatu yang belum tentu benar tentang seseorang, sesuatu yang sebenarnya hanya untuk hatinya sendiri membenci dan pada akhirnya ikut membawa orang lain?
Apa gue terkesan sok suci, kayak gue ga pernah ngomongin orang? Wihh ngomongin guru aja hampir setiap hari. Tapi apa iya gue ngomongin orang sampe nyari-nyari kesalahannya kemudian bikin orang itu dibenci dan dipandang jijik sama semua orang? I talk for jokes, ga bermaksud untuk nyakitin siapapun.
Gue ga bermaksud minta pengertian untuk segala keburukan yang gue punya. Gampangnya gini deh, take it or leave it. Kalo kalian ga bisa nerima, you don't have to stay and pretend with fake smile while talking badly behind, no one ask you to stay anyway.

Gue akuin gue emang punya (cukup) banyak hal negatif sih.. Bbrp orang terdekat gue udah tau jeleknya gue gimana. Gue kasih tau deh biar lo ga penasaran. Gue nih orangnya emang suka berlebihan banget. Banget banget. Being such a drama queen. Gampang panik, gampang banget ngerasa was-was dan curiga. Untuk hal pertama, gue sih liat sikon ya mau ber-lebay-an dimana dan sama siapa.
Kalo ada yang baca beberapa post gue di blog ini udah keliatan ya, nah yang lebih jelasnya sih di twitter. Gue ngetweet sesuka hati gue, benar, however gue masih cukup tau diri untuk nge-tweet apa yang harus gue tweet dan apa yang engga. Ketika sisi fangirl gue lagi kambuh, gue bisa nge-tweet dengan capslock semua dan itu bener2 ga nyante abis dan gue yakin itu bisa sangat mengganggu. Hal kayak gini bisa dong dibilang berlebihan?
Untuk orang yang baruuuuuuu aja ngeliat bbrp tweet 'berlebihan' gue, gue yakin 99.99% kalian udah salah paham. Baru disini tuh bener2 baru loh, nge follow aja engga, tapi udah asal ngomong begitu.
Awalnya gue masih berusaha untuk tenang, diem aja dan pura-pura gatau. Terserah kalian mau ngomong apa terserah, omongan dibelakang udah jadi makanan sehari-hari gue. Lalu muncullah seseorang yang mulai menyindir-nyindir tentang 'kemarahan' gue. Iya, gue tau salahnya emang di gue kenapa dari awal 'orang-orang' ini harus gue ladenin. Haha I want to have fun just for a moment. Ga nyangka ternyata makin banyak yang jadi kompor.
Tapi beneran deh, orang yang menyindir tentang 'kemarahan' ini keterlaluan.
Gue ga marah. Sama sekali ga marah. Apa lo liat gue berkoar di twitter dengan capslock?
Gue ga kesel. Apa lo liat gue bikin tweet nyindir garis keras kayak yang kalian lakuin?
Untuk seseorang yang mengira gue dipenuhi dengan kemarahan berapi-api sampai dendam ingin membunuh, lo harus kecewa. Meskipun, gue b-e-r-h-a-k ngerasain hal itu.
Gue bisa tetap berjalan meskipun kenyataannya ga pernah ada orang yang ngeliat gue.
Gue berhasil ngelewatin masa-masa rasanya gue mau mati dan hampir bunuh diri.
Gue berhasil bertahan dan sampe ditingkat ini.
Gue berusaha dengan segala kesungguhan yang semampunya gue tunjukin dihadapan Allah.
Gue bisa nengok kebelakang dan ngeliat usaha gue ga sia-sia.
Gue berhasil dapet izin Allah untuk terus berusaha bekerja keras lagi untuk yang lebih baik.
Kemudian mereka tiba-tiba menghina, mencaci maki, nginjek2 seakan gue ga berhak untuk punya apa yang gue miliki sekarang. Mereka nganggap gue kayak sampah, setega itu mereka ga peduli dan ga mau tau apa aja yang udah gue alami buat nyampe sini.
Gue ga marah meski seharusnya gue layak untuk marah. Gue kecewa. Kecewa dan bener-bener ga ngerti kenapa orang-orang ini sebegitunya ga punya hati.

Sekali lagi gue mohon maaf yang sebesar-besarnya. Ga pernah berniat cari musuh atau dengan nulis post ini = gue nyalahin bbrp pihak atau ada pihak2 tertentu yang jadi ngerasa kesindir. Gue beneran minta maaf.
Ini bulan ramadhan dan gue ga pengen membuat kalian dosa hanya gara-gara perasaan ketidak-sukaan kalian sama gue.
Siapapun kalo emang ga bisa ga benci gue, anggep aja gue bukan siapa2, anggep aja kalian ga pernah kenal sama gue. Itu akan menjadi jauh lebih baik.
Semoga Allah mengampuni dosa kita semua, Allah Maha Pengampun lagi Maha Pemaaf.

June 29, 2013

Pretty LOL

Halo halo halo!
Kok bisa nge post lagi? Bukannya besok mau ujian simak?
Err gue juga sedang mempertanyakan itu sama diri gue sendiri ._. Ya habis gimana ya, tau-tau dapet ide nulis aja gitu. Gimana dong? :(
Yaudahlah ya, anggep aja take a break sebentar, mau nulis doang sebentar kok, ntar belajarnya gue lanjutin lagi. Kkkk~ XD /slapped/

Yaa jadi ceritanya ditulisan gue kali ini gue mau cerita. Bukan kok, bukan cerita dongeng, ntar kalo bikin ngantuk kan repot. /apaan/ *OKE SKIP!*
Ini.. Gue tiba-tiba aja dapet ide gila mau nulis cerita atau kisah memalukan yang pernah gue alami. Ini salah satu cerita memalukan dari sekian banyaknya cerita memalukan yang gue punya. Tapi ini beda nihhh, bedanya, disini, gue ga malu sendirian. HAHHAHAH

Mari gue kenalkan tiga orang karakter utama cerita ini:
1. Gue (pastinya lah ya)
2. Naras (meet her here)
3. Betha (catch this girl here)

Untuk mempersingkat waktu, kita mulai saja ceritanya...
Tiga tahun yang lalu, waktu gue, naras dan betha―atau kami lebih singkatnya―masih kelas 10, yang mana kami ini masih imut-imutnya, masih lucu-lucunya, masih inosen-inosennya kami pergi ke bank deket sekolah, ceritanya mau nransfer duit beli barang di online shop. Udah kelar transfer lewat teller, duduk-duduk lah itu kami bertiga di bangku yang ga jauh dari meja teller, lumayan sekalian ngadem capek habis pulang sekolah:') *kok jadi curhat?wkwk*
Nah, ga lama pas kami ngobrol ada cowok masuk, let me describe this boy―or man―for you. Dia tinggi, putih, cool, keren, cakeplah pokoknya. Berhubung gue dan dua temen gue ini emang matanya ga bisa kalo ga mampir sebentar ngeliat yang beginian, bergantilah itu topik yang tadinya entah-ngomongin-apaan jadi ngomongin ini cowok. Jadi selama itu cowok ngantri buat ke teller, dia ga tau kalo ga jauh dari dia ada bocah-bocah SMA yang masih ingusan ngomongin dia. XD
Ngomonginnya macem-macem, tapi yang paling banyak omong tuh gue sama betha, naras mah iya2in doang-.-
Nih contoh apa yang gue dan betha omongin:
Gue: eh bet bet itu liat deh itu ada cowok cakep bet!! *whispering*
Bet: Ahhahah iya-iya, *cowoknya nengok ke arah tempat duduk kami* eh eh dia ngeliatin gue itu dia ngeliatin gue!! >.< *betha giggles*
Nar: engga lagi, dia ngeliatin gue ituu
Gue: ah gila lo pede banget. *sambil ikutan giggling* Ssstt jangan kenceng2 ngomongnya, itu ada ibu2. *ngelirik ke ibu2 sebelahnya naras*
Bet: engga elah selo dia ga bakal denger~
Gue: etapi itu cowok emang cakep sih. Mirip... mirip Petra Sihombing! >.<
Nar: iya mirip, emang cakepppp
---dst dst. Apa yang waktu itu diomongin lebih dari ini. Berhubung kejadiannya udah lama banget dan ingatan gue pas2an, cuma ini doang yang gue inget---
Selanjutnya betha pergi ke atm, atm nya ada di luar, jadi yang masih didalem cuma gue sama naras. Waktu itu seinget gue kita ngobrol tapi udah ga ngomongin si cowo ini lagi.
Sekarang gue mau nyeritain posisi tempat duduk waktu kejadian ini, gue sama betha duduk sampingan, dari tempat kita duduk kita bisa ngeliat langsung meja teller dan antriannya, jadi cowok yang kami omongin itu keliatan jelas banget. Sedangkan si naras ini duduknya di depan gue dan betha, dia membelakangi meja teller, kalo mau ngeliat cowok itu musti nengok dulu. Samping tempat duduk naras kurleb jarak dua orang ada ibu2 yang sempet gue bilang tadi duduk, tapi si ibu2 ini duduknya sama kayak gue dan betha―menghadap ke arah meja teller―jadi munggungin gue gitu. (aduh ngerti ga sih? ya gitulah pokoknya-.-) Sebenernya sih gue yakin banget kalo si ibu2 ini pasti denger semua percakapan antara gue dan dua temen gue ini. Err ;__;
Kenapa kok suddenly gue nyeritain posisi duduk? Emang penting?
Penting dong!! *ga nyante* Kenapaaaaaaaaaa???
Karenaaa ceritanya belum selesai! Yaiyalah, bagian lucunya aja belum ada kok-_-
Jadiiii setelah gue dan naras ditinggalkan betha ke atm dan akhirnya ended up ngobrol berdua, kemuadian saat kita lagi ngobrol itu, gue yang masih ngelirik si-cowok-cakep-itu, ngeliat kalo si-cowok-cakep-ini HILANG!! :O *jeng jeng* yekagala yakali tiba-tiba jadi cerita horror-_-
*oke lanjooott*
..saat gue dan naras lagi ngobrol, gue yang masih ngelirik si-cowok-cakep-itu ngeliat kalo si-cowok-cakep-ini tiba-tiba jalan.. Bukan melayang ataupun ngambang.. /ABAIKAN/ Maksud gue, dia jalan ke arah.. KE ARAH TEMPAT DUDUK GUE DAN NARAS! *kaget kaget kaget* 
Seneng dong ya seneng dong yaaa?? Iyalah seneng, mimpi apaan gue tiba-tiba mau disamperin ama cowo cakep mirip Petra Sihombing?
Gue: Nar nar, itu cowo nya jalan kesini nar! Omg omg >///<
Nar: *nengok* iya reg iya iya!! >///<
....dan kemudian yang terjadi adalah, bersambung....
HAHA ENGGA ELAH BOHONG /ditabok/
....dan kemudian yang terjadi adalah...................... *drumroll* /hiperbola/
itucowokemangbeneranjalankearahtempatdudukguesamanaras,tapidiabukannyamperingueataunarasmalahnyamperinibu2yangadadisampingnarasyangdarisejakawalguenarasbethangobroludahadadisitu.Lalusicowokcakepinipunpergikeluarmembawasiibu2ini.
Gue: *senyum maksa* Nar.. gali kubur yuk........................ *menahan keinginan sebisa mungkin untuk ga gali kubur saat itu juga*
Nar: *tanpa ekspresi* Yuk, kita mati aja yuk........................

Kenapa? Kurang jelas? Ga bisa dibaca? Nih nih karena hati gue sebaik hati malaikat gue jabarkan lagi biar lebih jelas nih:
itu-cowok-emang-beneran-jalan-ke-arah-tempat-duduk-gue-sama-naras-tapi-dia-bukan-nyamperin-gue-atau-naras-malah-nyamperin-ibu2-yang-ada-disamping-naras-yang-dari-sejak-awal-gue-naras-betha-ngobrol-udah-ada-disitu-lalu-si-cowok-cakep-inipun-pergi-keluar-membawa-si-ibu2-ini.

Lalu kemana si betha? Kenapa di ga  nongol2?
Bocah ini baru nongol beberapa saat kemudian setelah kepergian si cowok tadi.
t-r-a-g-i-s.

Untuk betha dan naras:
Sorry guys, gue ga bisa menahan untuk ga menyebarluaskan kenangan manis kita bertiga ini kepada dunia. Biarlah menjadi hiburan tersendiri buat blog pribadi gue yang selalu sunyi sepi sendiri ini. (?)
ILYSM kok<3({}):*:')

June 06, 2013

Currently Watching

Jadi ceritanya gue lagi bosan. Dan sebenarnya masih ada 2-3 post dalam draft blog ini. Tapi karena kebanyakan pikiran kesibukan, akhirnya mandek deh, alias semacam dapet 'writers block'. Karena emang kepingin banget update blog, finally kepikiran deh bikin post ini! Hehehe X)

(WARNING! This is gonna be a long post)

1.  Itazura Na Kiss Love In Tokyo

     Dua kata untuk memulai: Ga nyangka.
     Bener-bener sama sekali ga disangka-sangka akhirnya gue ngikutin drama ini dengan begitu EXCITEDNYA! To be honest, gue emang ga gitu tertarik sama dorama jepang. Alasannya sepele sih.. Karena gue ga suka sama cowo rambut gondrong―atau panjang sedikit sampe tengkuk leher itu termasuk. Terus apa hubungannya sama dorama dong? Nah! Rata-rata, tiap kali gue ngintip dikit ke dorama tuh, adaaaa aja yang begitu. Kan jadi males. 3-/
     Okehh gue emang lebay-_- *skip*
     Jadi gimana akhirnya gue bisa kecantol sama ini dorama?
     Thanks to blognya kak hazuki yang waktu itu gue bolak-balik nungguin sinopsis terbaru JOJ eh yang ada malah nemu sinopsisnya Itakiss yang udah 4 eps! Wkwkwk Yasyudah, akhirnya karena penasaran plus rada bete juga cobalah itu gue baca episode pertama, yo ndelalah kok malah suka to! Hahaha
     BERUNTUNGNYA, si karakter utama cowo ini rambutnya ga gondrong! *happy* Udah gitu Furukawa Yuki cool benerrr bisa masuk banget kedalam karakter si jenius Irie Naoki. *tambah happy* Awal-awal ngeliat ini orang sih.. kayaknya biasa aja gitu ya, tapi ya kok lama-kelamaan diperhatiin, ‘cakep juga ni orang..’ (<---nilai plus lagi) Entah krn gue terlalu buta telat bgt nyadar kl Furukawa ganteng, atau emang kangmas Furukawa ini cuma dapet kharisma dari karakter yang dia bawa. LOL =))

     Lalu Miki Honoka, my first impression about her setelah akhirnya gue memutuskan buat nonton online: ‘Gila! Ini cewe dapet banget brohh ekspresinya!!’ *ngomong pake toa* Lawak banget itu muka di macem-macemin. Kawaiiii~~ :3 Dan beruntungnya lagi, Honoka sama Furukawa bisa segitu dapetnya chemistry mereka. Padahal gue cukup kaget dengan perbedaan umur mereka. (omo, beda 9 tahun! o.o) Furukawa’s baby face emang one thing that can’t deny sih ya.. *siapa setuju? :p*

     Berhubung Yamada Yuki perannya cuma sekedar second lead, jadi gue ga terlalu mempersalahkan soal rambut gondrongnya. Jadi mari kita lupakan dia. /ditendang/ I really am sorry, because I’m too much into our otp. ><
     Sebenernya masih banyak yang mau gue bahas soal drama ini, khususnya ‘Itazura Na Kiss series’. Tapi takutnya jd terlalu panjang dan oot. *pls kapan gue pernah ga oot* /ditabok/
     Karena ituuuu, marilah kita bersama-sama mengheningkan cipta membacanya di lain post. Rencananya sih mau bikin setelah ItaKiss LIT ini tamat, tapi masih mungkin ya, kl gue ga males sibuk. :p

2.  Jang Ok Jung, Live in Love

    Meskipun kata tim produksi JOJ ini, kata-kata ‘Live in Love’ dijudul semula udah dibuang, tapi gue lebih suka dengan judul yang sebelumnya itu, menurut gue jadi membedakan dari seri JOJ jaman baheula. (lol apa ini) *oke skip*
    Dari awal denger soal rencana drama ini di pertengahan tahun lalu gue udah excited bgt. Apalagi setelah gue tau Kim Tae Hee yang jadi lead actress nya. Eventhough she’s not my fave actress, but I’m a bit impressed with her My Princess. Selain itu, gue penasaran dengan Jang Ok Jung versi Kim Tae Hee itu bakal gimana. I mean, dia kan harus bisa bawain karakter yang.. let’s say, muka dua. Lovely in the outside and evily in the inside. *apasih gue*
    About Yoo Ah In, gue juga cukup penasaran karena terakhir kali gue ngeliat dia ya di SKKS. You know kaaan gimana penampilan dia disana. Hihi :P Meskipun ini bukan period dramanya yang pertama, tapi bagaimanapun juga, ini adalah peran pertamanya sebagai yang tertinggi kedudukannya, bahkan melebihi rekannya di SKKS sendiri.. *lirik abang2 di RTP* XD
    Waktu awal-awal nonton rada boring dengan young characters sebagai pembuka. Gatau ya tapi kok saya kurang srek aja gitu sama child actress nya KTH .__. Ekspresinya terlalu plain .-. *abaikan abaikan*
Kalo dilihat dari jalan cerita memang sepertinya keliatan cepet banget karena tau-tau di episode berapa gue lupa―pokoknya masih awal2 lah―udah pemilihan putri mahkota, udah gitu pas kelar ingyeong kepilih kemudian dia jadi ratu, tau2 kena cacar air terus mati meninggal. Gue sendiri sih sangat enjoy dengan rasa penasaran dan gregetan yang sempet gue dapet saat nonton. Sayangnya sekarang gue stuck. Gue lagi stuck di episode 15-16, episode dimana JOJ mulai berubah jadi jahat. Ga tau ya kenapa, I suddenly get bored. Mungkin gue masih terganggu dengan Queen Inhyeon dan Choi Sukbin. I was a big fan of them when I was watching Dong Yi, no wonder, they’re the heroine. But now, gue harus dengan sangat terpaksa tidak suka dengan mereka, karena apa? Hanya karena karakternya dan actressnya. I’m fine with the heroine (KTH’s JOJ) in this drama turns to be an evil, tp ngeliat Inhyeon dan Sukbin yang di Dong Yi begitu manis kemudian disini jadi ular dalam selimut? JUST. NO. I know this is a different drama with different story and POV and the whole things, and I shouldn’t have compared between these two. Gue tau seharusnya juga gue ngerasa kasihan dengan Queen Inhyeon, tapi... Dengan berat hati sayangnya engga. I want to tell you guys that I’m not a Hong Soo Hyun fan. IMO, she has that antagonist face, so when I watch her with that kind of act, I can’t stand it. -_- For me, Park Ha Sun still the best. Lagi-lagi gue biased kan........ -____- /ditimpuk beton/
    Ngomongin akting dari masing2 actor/actress nya sih alhamdulillah ga mengecewakan. Apalagi yang jadi ibu suri Myeongsong. Wkwkwk ga nyangka di TMTETS bisa segitu lemah lembutnya eh disini.. Totally different! XD Kim Tae Hee meskipun kata kebanyakan orang not that great as an actress, gue masih bisa ngeliat aktingnya yang cukup wah kok, nangis-nangis dan sedetik kemudian.. Devil Smirk. Lol Cuma Yoo Ah In yang gue agak2 gimanaaa gitu. Dia keren as a young king, tapi.. Is he overacted? Or emang harusnya gitu? I can find him cool at some moments, but also not at the others. Dari tiga cowok jalgeum quartetnya SKKS, Joongki emang paling daebak sih.

    Gatau deh gue masih bisa lanjut nonton atau engga. Ga kebayang gimana ceritanya sampe sukjong bisa dirayu sama sukbin (racunnya pasti dahsyat! Yakin dehhh!! ><) padahal ceritanya dia cinta mati sama ok jung. Ihhh gue kl jadi ok jung jelas sakit hati setengah mati lah, masa udah ngumbar janji cinta2an tau2 meluk wanita lain. <///3

3.  He Who Can’t Marry

    Baru nyampe episode 3. Soalnya gue cukup worried dengan kuota gue yang begitu boros dan eyebags yang makin keliatan. == *kok jadi curhat* *oke skip*
    Jadi gue nonton ini karena Ji Jin Hee ajussi, dan keberadaan Kim So Eun serta Yoo Ah In menjadi alasan lain yang membuat gue akhirnya memutuskan untuk nonton.
    Jujur ini drama lawak abis dan agak2 bikin ngerasa ngenes juga buat yang nonton. Gimana ceritanya coba seseorang yang begitu sukses nan tampan bisa belum nikah juga disaat kepala menginjak angka empat? Oke, itulah hidup, mungkin diluar sana memang ada orang yang seperti itu. *apaan sih ini* /skipped/
    Ngeliat Ji Jin Hee disini beda banget sama dua dramanya yang udah gue tonton (Dong Yi, Great Seer). Gue pun sebenernya bisa sampe mikir nonton ini drama karena masih demam Jin Hee ajussi setelah kelar ntn Great Seer. Dan sayangnya gue ga kepikiran sama sekali untuk nyoba nonton Take Care of Us, Captain karena emang ga tertarik sama jalan ceritanya. I’m not going to say much more about his characters in this drama, gue baru nonton sampe episode tiga, jadi gue masih belom bisa ngeliat perkembangan karakter main leadnya. Apa yang gue tonton masih seperti apa yang gue baca dari summary drama ini.
    Untuk lead actress (Uhm Jung Hwa) nya gue ga terlalu tau karena baru di drama ini gue liat dia. Tapi cocok kok, cantiknya ga terlalu muda ataupun terlalu tua, dan gue bisa liat dia dapet banget into her character.
    What surprised me other than Jin Hee ajussi is Kim So Eun! Honestly, ini adalah drama kedua gue ngeliat dia after BBF. Jadi yaa pas sosok Chu Ga Eul masih nempel banget di otak gue, dan di drama ini gue harus ngeliat dia dengan perannya yang too girly to be a nag girl, I’m a bit―just a little bit―surprised, ditambah lagi dengan rambut keritingnya! hahaha XD
    Kemudian Yoo Ah In di drama ini looks more like a human than he used to. (?) Um.. sorry, I mean compared with his SKKS days and currently King Sukjong. I know he was a main lead in Fashion King before, but that drama never ever been in my watched list. Okay back to YAI’s character in HWCM (title for short), he’s being such a cute and funny guy, especially when he tried to flirt with Yoo Jin (Kim So Eun).

    Okay in the end I just hope I can finish this drama―soon. Because I really want to see the development of Ji Jin Hee’s character.

4. Tree With Deep Roots

    Ya, jadi akhirnya gue menonton drama ini. Karena sejak gue tau kalo Joongki main disini―meskipun bukan main lead―gue udah ngincer untuk sesegera mungkin nonton. Tapi sayangnya, ‘sesegera mungkin’ nya gue ini baru lima bulan kemudian terealisasikan. Jadi tuh rencananya pengen nonton online, tapi ya kok males aja gituuu, banyak banget godaan ini itu buat nonton hal-hal lain yang kurang lebih sama ga pentingnya. Akhirnya kelar UN langsung deh tuh gue mesen dvd drama ini dan lanjot cabut ke kober. Finally! Tree with deep roots ditangan saya! Kkkk~ XD
 (young King Sejong~)
    Awal2 setelah beli, nonton tuh sehari habis 3-4 episode, paling dikit 2 episode lah. Cepet kan tuh ya berarti habisnya, harusnya sih 2 mingguan bisa lah kelar, kan gue udah kaga ada urusan lagi ama sekolah, alias pengangguran pasca-UN, mana ini drama juga isinya cuma 24 episode. Tapi eh tapi.. Kemudian otak saya tertimpa batu guedeeee banget, itu batu ada tulisannya, pake bahasa sansekerta pula, macam Yupa dari kerajaan Kutai gitu deh yang isinya adalah: INTENSIF BUAT SBMPTN KALI WOYYY! Heboh ye, musti banget pake capslock:’)
 (Joongki dengan kumis dan jenggotnya. Cocok ga yaaa~? haha)
    Kenapa gue kok jadi curhat?
    Ya karena emang related with this drama. Intinya.. gue berakhir pada episode 22, yang mana dua episode lagi kelar.
    Dari kapan itu gue terakhir nonton?
    Mm... yaaa sekitar satu bulan yang lalu lah.
    Terus kenapa masuk ke ‘currently watching’? T_T
    Karena anggep aja ‘currently’-nya itu lagi di pause. *maksa* :P Mayan, sekalian gue curhat. Wkwkwk XD
    Eh tapi beneran kok, nanti pasti gue lanjutin deh nontonnya. Makanyaa doain gue keterima di SBMPTN ntar yak! Biar kl TWDR-nya udah gue habisin bisa gue buat review nya. Soalnya masih banyak yang mau gue rancaukan omongin soal ini drama. XD

5. Tantei Gakuen Q (Anime)

    Pas gue kasih tau Galih kalo gue lagi nonton ini, reaksinya adalah: GILA LUH ITU KAN ANIME DARI JAMAN BAHEULA. TELAT BANGET KALEEEE. *heboh*
    Ya emang yang dia bilang bener sih, bener banget. Gue bisalah dibilang semacam orang terbelakang yang baru banget nonton ini, padahal manga nya sendiri udah tamat dari kapan tau.
    Trus jadinya kenapa baru nonton sekarang?
    Gatau, suddenly kepikiran. Lagi boring gatau mau nonton apa akhirnya my mind came up with this anime. Gue inget banget terakhir gue baca manganya itu ditengah2 sebuah kasus yang bikin gue penasaran, sayangnya gue gabisa baca sampe itu kasus selesai karena komiknya sendiri gue minjem sama temen gue dan saat itu gue lagi kelas 6 SD―seinget gue―jadi gue harus melupakan hal sampah ga penting seperti itu dan mulai melanjutkan hidup serius belajar untuk general test a.k.a UAN.
    Selain manga, gue juga masih inget banget dulu tipi ikan terbang sempet nayangin anime ini, sayangnya gue ga ngikutin. Jadi yaaa penasarannya sampe sekarang deh.
    Satu hal lagi yang sampe sekarangpun ga akan pernah mungkin gue lupa, gue naksir suka sama Amakusa Ryu. Habis dia cool―singkat, padat dan to the point. Ahhahahah tipikal cowo shoujo banget ga sih? XD In the end, ngeliat Ryu adalah salah satu dorongan utama gue untuk mulai nonton anime ini. B)

    Terakhir, kenapa bisa ada anime nyasar ditengah pergulatan drama-drama yang gue sebutkan diatas? Pls lah ya, itu judulnya cuma ‘currently watching’ kaga ada embel-embel ‘drama’ nya. Hahah

So that’s it! My currenyly watching. For you who read this post until the end, thank you so much. I’m sorry for lacking in words and any randomness of mine. I would be glad if you leave your footprint (lol footprint?) in comment box below and shared what yours are. Once again thank you for your visit! :D

image source: google