A Morsel of Me

My photo
Someone who talks a lot, yet actually a shy one and might come off as indifferent or even cold at one point. A homebody who likes spending her time binge watching tv series or movies, or reading an emotionally exhausting book, yet always been thrilled with outdoor activities. It's quite contradicting, I know

January 10, 2012

Orang Batak ya?

Location  : School
Date        : January, 10/2012.
Time       : After praying Dzuhur (about 2. PM)

*me, laily, firda, were walking to the class*
Miss Dwi  : *looking at me* "saya kira Regita itu non muslim lhoo"
Me           : "..........."

-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-

There are just 2 people of 10 that said 'biasa aja' when I asked them how was their first impression about me.
Banyak banget kejadian yang berhubungan dengan hal diatas.

Gue ingettt bgt waktu kelas 1 SMP, ketika di pelajaran Biologi gue untuk pertama kali nya maju kedepan memimpin presentasi saat gue membuka presentasi dengan, 'Assalamualaikum WarahmatullahiWabarakatuh' kemudian guru gue bicara dengan sopannya dari meja guru kepada gue langsung: 'Loh kamu islam? Saya kira kamu Christiani' #kemudianhening

Lalu awal-awal kelas 10.
Gue lagi jalan menuju kelas sama Lena. Trs entah kita berdua lagi ngomongin apa waktu itu - gue lupa - gue ngomong ke Lena, 'eh tapi gue sholat dulu ya sebentar'. Kemudian lena merespons nya dengan agak sedikit kaget 'Oh? Lo islam? Gue kira lo kristen..' #agakhening
Dengan berusaha sambil senyum gue menjawab, 'Haha. Engga lah, gue islam dari lahir.'
Di bales lagi sama Lena 'Habis muka lo kayak orang batak' #heningpanjang

Selanjutnya masih dikelas 10.
Waktu itu ditengah-tengah pelajaran Matematika. Tiba-tiba guru gue - Pak Indra - ngomong ke gue, 'Eh kamu? Siapa namanya?'
*gue bingung* Dengan muka dipolos-polosin gue pun menjawab, 'saya pak? Nama saya Regita pak. Hehe'
Sambil agak mikir dia nanya dengan penuh hati-hati, 'Kamu... orang Batak ya?'
*SEISI KELAS TERTAWA*
Gue pun terpaksa ikut tertawa seraya mengatakan, 'Hahaha.. Engga pak, saya orang Jawa asli kok pak'
'Orang tua dua-dua Jawa?'
'Iya pak. Dari kakek-nenek juga Jawa pak'
'Oh.. Saya kira kamu itu Christiani, muka kamu kayak muka orang Batak'
*KELAS TERGUNCANG TAWA*

Lanjut lagi..
Habis sholat, mau pake sepatu. Ketemulah gue sama Pak Solikin - guru Ekonomi - yang lagi duduk disebelah tempat gue naro sepatu. Kemudian gue dan Dian salim. Terus dia nanya nama gue sambil ber-oh-ria. Seperti yang sudah diduga-dia bicara, 'Oh kamu islam? Saya kira kamu noni (non-islam)' #heningsebentar

Itu baru dari sebagian kecil orang-orang yang kebetulan aja masih gue inget. Sebenernya........ Masih banyak banget! Apalagi dari temen-temen gue..

Setelah gue di'sapa' sm miss Dwi, gue cerita ke Anin. Trs Anin cerita. Awal banget kelas 10, dia juga pernah ngira gue noni gara-gara muka gue yang kayak orang batak. Dan ketika hari Jumat datang, lalu si Anin ini melihat gue mengenakan Jilbab, baru lah ia sadar bahwa gue islam.

Intinya, semua orang yang mengatakan -Awalnya-mereka-kira-gue-Christiani- ini, mengaku karena wajah gue yang seperti wajah orang Batak kebanyakan.
Tapi gue berani sumpah deh kalo gue ini orang Jawa asli. -_-

Segitu -batak- banget kah gue?

Confused,

No comments:

Post a Comment