Okay I know this post's title doesn't have correlation with the context, but.. May 1998 truly, definitely, 'kelabu' right?
Oh and.. What important is, why I suddenly write this post—despite the fact that I just found a great article about Indonesia's dark history—?
I read a poem that had me drop my tears. I'm seriously serious.
o, kusuma bangsa
engkau mati muda
sebagai martir
menghadang pongahnya kemapanan dan kerakusan
menentang segala tipu daya dan kemunafikan
kau ikhlaskan segala harap dan apa yang engkau punya
demi tanah air dan rakyat yang papa
engkau mati muda
sebagai martir
menghadang pongahnya kemapanan dan kerakusan
menentang segala tipu daya dan kemunafikan
kau ikhlaskan segala harap dan apa yang engkau punya
demi tanah air dan rakyat yang papa
pendekar reformasi
desah nafas terakhirmu
adalah api yang mengganggang semangat perjuangan suci
enyahkan kelaliman dan angkara murka
tegakkan kemerdekaan
tegakkan keadilan
desah nafas terakhirmu
adalah api yang mengganggang semangat perjuangan suci
enyahkan kelaliman dan angkara murka
tegakkan kemerdekaan
tegakkan keadilan
pahlawan muda
selamat jalan
beserta doa tulus kami
selamat jalan
beserta doa tulus kami
by: Aryaguna, 13 May 1998
Copied from: link
I don't know and I don't care if you guys don't shed even just for a tear. I just hope you will find the meaning of the poem.

No comments:
Post a Comment